Kebathilan Tidak Bertahan Lama

Posted on Updated on

Kebathilan dan kediktatoran, tidak pernah bertahan lama, eksistensi mereka hanyalah bumbu dari perjuangan dakwah dan tegaknya Al-haq, karena dengan itu perjuangan menjadi menarik, dakwah menjadi nikmat dan bersemangat. Firman Allah: “Katakan Al-haq itu pasti tiba dan kebathilan pasti lenyap, sesungguhnya kebatilan pasti lenyap”(QS: Al-Isra’: 81)

Terbunuhnya Jenderal Ridha Hafidz beberapa hari yg lalu, salah seorang jenderal pendukung kudeta dan Menteri produksi alat perang Mesir, yang diduga kuat dibunuh oleh As-sisi dan kelompok jenderal pro As-sisi, memberikan isyarat kuat bahwa rezim Militer Mesir yg merebut kekuasaan Dr. Mursi Al-hafidz itu akan segera berakhir dan tinggal menunggu waktu, beberapa sumber dekat militer Mesir mengatakan, bahwa Jendral Ridha Hafid mati setelah beberapa hari sebelumnya berselisih paham sehingga As-sisi sangat marah padanya, bahkan tim jenderal As-sisi yg diketuai keluarga As-sisi(Jendral Subhi, Askar, Hijazi dll) mengusulkan pada As-sisi untuk menghabisi jedral Ridha Hafid, karena tidak sejalan lg dgn instruksi sang diktator, setelah peristiwa tersebut, Ridha hafid terbunuh.
Isyarat berikutnya menunggu berakhirnya Rezim militer mesir ini, bahwa 2 hari yg lalu, mahasiswa dari seluruh Univ. Di mesir berhasil memasuki Tahrir Squard, lapangan yg bersejarah yg menjadi saksi lengsernya Mubarak, mahasiswa menduduki tahrir ini setelah berjuang menembus blokade militer yg sangat represif dan ganas.
Nampaknya Skenario kembalinya Presiden Mursi yg penulis tulis di media ini beberapa waktu yg lalu, akan berjalan sesuai dgn izin Allah swt, bahwa hancurnya rezim militer ini, Pertama dimulai dari pecahnya tubuh militer yg saat ini para jenderal yg kontra As-sisi sudah muak dgn As-sisi dan khawatir terhadap hancurnya ekonomi mesir akan melakukan tindakan nyata menyingkirkan As-sisi segera. Kedua, Hancurnya perekonomian Mesir dan bangrutnya negara telah menyadarkan rakyat mesir seluruhnya bahkan yg pro kudeta sebelumnya, mulai melawan rezim kudeta, mereka telah sadar bahwa pemerintahan As-sisi menuju kehancuran mesir bukan menyelamatkannya, salah seorang diantaranya adalah jubir PM kudeta yang sangat meyakini bahwa mesir saat ini menuju kehancuran.
“Sungguh kebathilan itu hanya sementara”.
Wallahu a’lam. ***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s