Month: January 2013

Merengeklah pada Allah

Posted on Updated on

Suatu hari Asysyahid Hasan al Banna duduk bersama para ikhwah dalam sebuah majelis kemudian beliau berkata :
“Mengapa sekarang seolah berbagai lembaga, media, bahkan elit pemerintahan seolah semua menyudutkan dan menyerang kita ?
Kemudian beliau bertanya kembali :
ﺗﻌﺮﻓﻮﻥ ﻟﻤﺎﺫﺍ ؟

ﺣﺘﻰ ﺗﻌﻠﻤﻮﺍ ﺃﻻ ﻣﻠﺠﺄ ﻣﻦ ﺍﻟﻠﻪ ﺇﻻ ﺇﻟﻴﻪ
ﻭﻻ ﺗﻨﺘﻈﺮﻭﺍ ﻣﻦ ﺃﺣﺪ ﻏﻴﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻨﺼﺮ
ﻭﺍﻟﺘﺄﻳﻴﺪ ﻓﺄﻟﺤﻮﺍ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻰ ﺍﻟﺪﻋﺎﺀ
ﻭﺍﺟﺘﻬﺪﻭﺍ ﻓﻲ ﺍﻟﻌﻤﻞ

“Kalian tahu kenapa semua ini terjadi? Agar kalian semua tahu dan menyadari betul, bahwa tidak ada tempat bersandar kecuali kepada Allah, dan agar jangan pernah kalian menanti dukungan dan kemenangan kepada seorangpun kecuali kepada Allah…

Oleh karenanya ikhwah sekalian, merengeklah kepada Allah dalam doa-doa kalian, dan bersungguh-sungguhlah dalam beramal!” ***

Advertisements

Pesan-pesan dari Teman2 PKS akan Kasus Presidennya

Posted on Updated on

1. Dari Kang Ayi (protokoler Presiden):
Ikhwati wa akhwati fillah… Melihat berita ttg LHI terkait sapi impor, maka ana sebagai salah satu kader PKS yg mengenal LHI, sangat berharap semua sabar u mendapat kabar yg sebenarnya dr pejabat PKS yg berwenang, ini fitnah yg luar biasa u PKS, khususnya LHI, sebagaimana fitnah dan tuduhan u LHI menjelang pemilu 2004 dan 2009, namun tdk terbukti. Saya sangat sedih, marah ttg semua berita itu, tapi kita punya Allah, maka bersabarlah dan berdo’alah. Selama ini ana saja tdk pernah mengenal AF (ahmad Fathan) yg dituduhkan sebagai org dekat LHI yg tertangkap bawa 1M, bersama wanita ABG itu (naudzubillah) , padahal hampir setiap menit saya mendampingi LHI, jadi sekali lg bersabarlah, sampai Allah menolong kita semua dr semua cobaan ini. Jazakallah
2. Pak Hartono (Humas DPP PKS): Terkait dengan isu KPK nampaknya konstruksinya agak kacau balau. Yang bikin skenario kurang profesional. Pertama, Ketika berita penangkapan muncul isunya ikut ditangkap supir Mentan. Ternyata dibantah. Kedua, yang mau disuap adalah anggota komisi IV DPR dari PKS. Sekarang jadi LHI yg jelas2 Komisi I. Ketiga, jika kaitannya dengan daging impor, dan tudingannya diarahkan LHI bisa atur Mentan yg notabene kader PKS, jelas salah alamat. Psalnya Mentan tak lagi mengatur impor daging. Impor daging quotanya yang mengatur Deperindag. Apakah LHI bisa atur Menperindag yg notabene org SBY. Keempat, disebutkan upaya penyuapan. Ybs tidak menerima uang tersebut. Hanya disebutkan uang itu untuk LHI. Apakah adil orang yang berupaya mau disuap dijadikan tersangka? Padahal dia bisa jadi tdk tahu ada upaya itu. Dan apalagi tidak menerima uang tersebut. Wallahualam bishowab. Semoga Allah melindungi kita semua dari makar ini. Aamiin ***

Energi Memaafkan

Posted on Updated on

Minggu siang, 8 April 2001 di Augusta National Golf Club Georgia, Amerika Serikat, Tiger Woods, Pegolf yang saat itu berusia 25 tahun, menyelesaikan hole ke-18 dengan mengayunkan putter-nya dari jarak 5 meter dan masuk sempurna! Dan para penonton berteriak histeris, “Tiger! Tiger!” melalui kemenangannya ini Tiger Woods mencapai prestasi yang luar biasa. Dalam jangka waktu setahun ia telah meraih juara dari empat pertandingan yang amat bergengsi didunia golf internasional.

Ayahnya berkata,”Ketekunan berlatih, tekad kuat untuk meraih kemenangan, tabah mengatasi kekalahan merupakan ciri-ciri Tiger Woods.” Walaupun mengalami diskriminasi dibeberapa klub golf, namun Ayahnya berpesan secara arif “Jangan sampai kau sakit hati dan memupuk dendam. Kau harus mengasihani orang-orang yang masih rasialis.”

Disepanjang perjalanan karier dan bisnis, tidak dapat dipungkiri bahwa kita harus berhadapan dengan berbagai jenis kepribadian manusia. Roberta Cava, dalam bukunya Dealing with Difficult People, menunjukkan ciri-ciri kepribadian yang berpotensi menyulitkan kita, yaitu:

1.Mereka yang sering membuat kita emosional.
2.Mereka yang membuat kita terpaksa melakukan sesuatu yang sesungguhnya tidak kita ingin lakukan.
3.Mereka yang mencegah atau menghalangi kita untuk melakukan sesuatu yang seharusnya kita lakukan.
4.Mereka yang suka menimbulkan perasaan bersalah jika kita tidak melakukan sesuatu yang sesuai dengan keinginannya.
5.Mereka yang suka menimbulkan perasaan-perasaan negative terhadap kita seperti frustasi, marah, minder, iri, depresi, dan sebagainya.
6.Mereka yang selalu menggunakan kekerasan dan memanipulasi untuk mencapai tujuannnya.

Kita tidak mungkin dapat mengendalikan sikap orang-orang tersebut. Tidak ada yang dapat kita lakukan untuk mencegah mereka agar tidak berbuat negative. Namun, kita bisa mengelola hati kita. Daripada sibuk menyimpan kekesalan, dendam, dan amarah yang jelas-jelas tidak berguna, bukankah lebih baik jika kita berpikir tentang cara agar kita dapat menaklukan musuh tanpa harus bertempur? Ingatlah bahwa tak ada yang lebih hebat yang dapat menghambat kebahagiaan kita daripada rasa benci, marah, dan kesal.

Tidaklah penting apa yang dilakukan seseorang terhadap kita atau besarnya kesalahan mereka. Jika kita tidak memaafkannya, kitalah yang akan menanggung akibatnya. Memaafkan dan mengampuni orang lain membebaskan kita dari kelumpuhan hidup.

Menyimpan rasa dendam dan amarah memboroskan tenaga dan energi yang dapat kita arahkan menuju kebahagiaan. Jika kita rela memaafkan, kita dapat menyumbang lebih banyak pada kehidupan dan merasa bahagia terhadap diri sendiri dan orang lain.

Pengampunan itu menyembuhkan. Pengampunan itu membuka hati kita, membebaskan emosi-emosi kita, melepaskan energi yang tersumbat didalam tubuh, dan membiarkan dya hidup mengalir bebas.

Mengampuni dan melupakan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tindakan ini diperlukan kerendahan dan kebesaran hati. Namun, itulah satu-satunya cara untuk menempuh jalan menuju kebahagiaan dan kesuksesan sejati.

Sahabat, Hidup ini akan semakin terasa sangat singkat kalau hanya untuk Membenci, tidak satupun diantara kita yang paling sempurna dan paling suci, mari kita maafkan ayah ibu kita, anak-anak kita, suami kita, istri kita, saudara-saudara kita, bos kita, karyawan kita, pembantu kita, teman dan sahabat kita. ada banyak cara memberi dan meminta maaf, jika kita masih malu dan ragu bertemu, via SMS dan FB bisa menjadi pendahuluannya.

Rasullulah Saw memberikan bimbingan, “Carilah alasan untuk memaafkan saudaramu walau hingga 70 alasan.” Seorang murid bertanya kepada gurunya, Imam Hasan Al-Basri, “Mengapa Rasullah menyuruh kita mencari 70 alasan untuk memaafkan?”. Jawab Hasan Basri, “Itu menunjukkan pentingnya memaafkan. Sebelum kita sampai pada 70 alasan kita belum bisa memaafkan, kita harus bersedih karena memiliki hati sekeras batu.” ***

*dari sebuah milis

Mukhayyam…

Posted on Updated on

Tak terasa dahi ini menyentuh tanah dan mengucap tasbih kepada-Nya… Tatkala tubuh yang telah bertahun-tahun lelah tak berdaya dengan –vonis dokter– sakit di bagian jantung dan pembuluh darah sehingga tidak pernah melakukan perjalanan kaki dalam jarak yang jauh.  Apatah lagi dalam kegiatan tajuk Camping seperti sekarang ini.

Subhanallah.. walhamdulillah wa laa ilaaha illallahu wallahu akbar…!

Hanya itu yang terucap berulang-ulang tatkala pendakian terakhir dalam hiking dari kemarin sampai hari ini berakhir di tapak utama perkemahan.

Luar biasa!

Ada wajah-wajah lelah tapi cerah. Ada wajah-wajah pucat tapi penuh semangat….

Di sana pula ada tubuh-tubuh dengan usia tidak muda lagi: 40, 45, 55, dan bahkan ada yang sudah berusia 60 tahun ke atas tapi semua berhasil menyelesaikan perjalanan atau lebih tepatnya flying camp ini dengan sempurna tepat jam 09.00 pagi, Ahad 13 Januari 2013.

Yang menakjubkan, ada seorang masyayikh, seorang Guru Besar dari Universitas terkemuka di Jawa Timur dengan usia 60 tahun dan cacat serta beberapa penyakit, beliau dipapah dua orang lainnya dan pagi itu wajahnya sumringah saat tiba di Tapak Utama perkemahan.. Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar

*bersambung…