Wasiat Rasulullah kepada Anas bin Malik

Posted on Updated on

Dalam sebuah hadits Rasulullah saw bersabda, “Wahai anakku, apabila kamu mampu pada setiap pagi dan sore hati kamu tidak terdapat kebencian terhadap seorang pun, maka lakukanlah. Karena yang demikian itu adalah termasuk dari sunnahku, dan barang siapa menghidupkan sunnahku, maka dia mencintaiku. Barang siapa mencintaiku, maka ia akan bersamaku di surga.”
Pelajaran yang bisa kita ambil dari wasiat tersebut adalah:
1. Menjaga kebersihan dan kesehatan hati. Hati sebagaimana kita ketahui, selalu potensi bertolak belakang, dua kutub yang saling bertentangan. Dua potensi itu adalah mengajak kebaikan atau kejahatan, ketaatan atau kemaksiatan;
2. Menghidupkan sunnah Rasulullah saw. Di zaman sekarang ini, sudah banyak orang yang meninggalkan sunnah-sunnah Rasulullah saw. Kalau pun ada yang memperhatikan mereka cenderung membatasi sunnah sebagai pengatur ibadah ritual saja. Akibatnya Islam hanya dibatasi dalam shalat dan puasa. Pemahaman yang tidak tepat ini tidak diinginkan oleh Rasulullah saw . Islam adalah agama yang sempurna, universal dan komprehensif. Tidak ada bagian dari kehidupan manusia kecuali islam telah memberikan petunjuknya;
3. Mencintai Rasulullah saw. Tentu setiap cinta membutuhkan bukti dan bukti cinta kita kepada Rasulullah saw adalah menjadikan Rasulullah saw sebagai qudwah atau suri teladan dalam kehidupan kita, termasuk dalam memenej hati kita. Allahu A’lam. ***

*Ust Eka Hardiana

Posted with WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s