Degradasi

Posted on Updated on

Inhilal, inhizam atau degradasi sering dikaitkan pada menurunnya semangat juang, pudarnya militansi, mengendurnya soliditas, merosotnya kepercayaan kepada lembaga, ideologi atau pun personel yang bertanggung jawab. Ini peristiwa lepasnya komitmen seorang aktivis, yang nampak dalam kegiatan hariannya, dengan atau tanpa perubahan sikap atau ideologinya. Walaupun pembinaan berjalan baik, masih saja ada limbah dari segala hal positif. Kenyataannya,”Allah hanya menghendaki kesempurnaan untuk diri-Nya.” Bukanlah kegagalan bila sewafat Rasulullah saw, sebagian kawasan bergolak, sebagian mengikuti nabi palsu, yang lain menolak membayar zakat dan selebihnya berpikir untuk membagi kekuasaan berdasarkan etnik-etnik. Seandainya saja tidak ada kalangan dalam lingkaran Madinah dan kalangan yang menikmati TARBIYAH NABAWIYAH dengan baik yang menjadi elemen ashalah yang tangguh, betapa sulitnya mengembalikan suasana normal. Bahasa dakwah menyebutkan mereka sebagai qaidah sulbah (basis yang solid). Adanya hal yang diluar kemampuan orang terbaik untuk memperbaikinya, menjadi ibrah bagi para da’i untuk tidak mengklaim da’wah sebagai monopoli jasa mereka. Mereka hanyalah pekerja-pekerja Allah yang seyogyanya bekerja dengan baik, profesional dan ikhlas. ***

*Ust. Rahmat Abdullah rahimahullah

Posted with WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s