Dakwah yang Menghilangkan Dahaga

Posted on Updated on

Sebaik-baik dakwah Islamiyah adalah seperti air bening dan segar yang mengandung rahasia-rahasia kehidupan. Pertama kali ia muncul dari batu yang keras, lalu memancarkan mata air untuk orang-orang yang meminumnya, lalu memancarkan air tawar dan deras dan mengagumkan bagi setiap orang yang gundah gulana. Karena itu, harus ada keselamatan al-Munthalaq (titik tolak) dan kita harus menaiki bukit untuk melihat titik tolak sisa-sisa makna iman dalam masyarakat yang hati anggotanya telah membatu, bagaimana makna iman itu bisa menyebar? Dan bagaimana ia mengalami perkembangan?
Hanya saja, aliran air itu dihadang oleh bukit dan rintangan, lalu rintangan-rintangan ini menghentikannya. Kemudia air itu bersabar dan terus berhimpun, hingga jumlahnya bertambah dan volumenya meningkat. Lalu ia menjadi telaga yang lebih indah pemandangannya dan lebih banyak kebaikannya. Lalu permukaannya meningkat sehingga menjadi lebih tinggi daripada bukit yang menghalanginya. Lalu bukit itu roboh hancur karena menahan akumulasi gerak yang tidak ada sebelumnya.
Dari sini amal Islami telah melewati al-Awaa’iq (hambatan-hambatan).
Sesudah itu, air itu menemukan tanah datar, sehingga ia merambat dengan pelan, tanpa berisik dan tanpa terburu-buru, menjadi sungai yang memanjangkan dirinya, mengairi tanaman dan melepaskan dahaga.
Gerakan pelan dalam al-Masaar (jalan besar) pergerakan ini memasuki jalur-jalur pekerjaan harian dan cabang-cabang kegiatan yang beragam warnanya. Ia menertibkan, membangun, menghimpun, membina tersebar di dalam kekuatan-kekuatan masyarakat dan membidik orang-orang terbaik…(Al-Masaar, ustadz Muhammad Ahmad Rasyid)

*Ust Eka Hardiana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s