Month: September 2011

PUISI UNTUK SEORANG IBU YANG MENDOBRAK PULAZI (Helvy Tiana Rosa)

Posted on Updated on

Untuk Yoyoh Yusroh

Seperti mendengar lagi namamu
dibawa angin ke berbagai benua
berdenyar di nadi-nadi waktu
Matahari yang leleh memahat langkahmu
yang tak pernah lelah
sebagai jejak cahaya
pada musim-musim airmata dan darah

Adakah ibu yang hidupnya tanpa istirah selama itu?
Mendobrak pulazipulazi yang tumbuh dari kelaliman
melipatnya dalam sapu tangan bunga
yang kau pakai
untuk mengusap keringat kanak-kanak Palestina

Hidup bagimu adalah mengabdi Illahi
dan perjuangan membahagiakan sesama
dari rumah tangga hingga ke tingkat dunia
Tak seperti yang lain, politik adalah jalan
yang kau luruskan sepenuh cinta

Kau terus menebar maslahat, Ibu
tanpa menghitung , tanpa hirau posisi di dunia
namun kau, sering tak bisa pejamkan mata
sebab resah memikirkan tempatmu kelak di akhirat
padahal engkau adalah orang yang selalu
bersandar pada Alquran

Oh ibu Indonesia, ibu Palestina, Ibu segala benua
Kau embun yang menetes di lara dunia
dalam ada dan tiada
menjelma binar kekal
di pucuk-pucuk semesta cinta…
***

(14 Agustus 2011)

*Note: penulis juga membuat lagu dari puisi ini

Posted with WordPress for BlackBerry.

Advertisements

Hypnoparenting

Posted on Updated on

5 area yang harus diperhatikan dalam membesarkan anak kita:
1. Mengajarkan anak2 tentang arti disiplin.
2. Membiasakan mereka untuk mengucapkan “Terima Kasih”.
3. Mengajarkan mereka untuk selalu mengucapkan kata “Tolong” saat meminta sesuatu.
4. Mengajarkan mereka untuk sopan.
5. Mengajarkan mereka untuk percaya diri.

Fase2 dalam mendidik anak:
• 0-5 tahun – fase Disiplin: Pada fase ini penting bagi orangtua untuk dengan tegas dan jelas memberitahukan pada anak mana yang BOLEH dan mana yang TIDAK BOLEH.
• 6-12 tahun – fase Training: Orangtua harus lebih banyak memberikan contoh.
• 13-18 tahun – fase Coaching: Pada fase ini penting bagi orangtua untuk menjadi mentor dan sekaligus pembimbing bagi anak-anaknya.
• 19 tahun keatas – fase Friendship: Pada fase ini penting bagi orangtua untuk hadir menjadi seorang sahabat bagi anak-anaknya.

Catatan:
Jangan memutarbalikkan fase-fase di atas, contohnya fase Friendship dilakukan pada waktu anak2 masih kecil, hal ini akan menimbulkan rasa tidak hormat anak kepada orangtua.

Sebaliknya jangan terlalu dini mengirim anak ke luar negeri karena kita akan kehilangan fase Coaching.

Caranya:
1. Bawakan Perintah Agama & Larangan-larangannya dengan jelas.
2. Ajak anak berdoa bersama.
3. Berikan contoh (teladan) tindakan yang baik pada anak lebih banyak kelakuan sehari-hari dulu daripada lewat kata-kata.
4. Beri anak pujian jika ia berbuat baik. Anak butuh dorongan 2x lipat dibanding teguran.
5. Gunakan hati dan tangan kita untuk berdoa bagi anak2 kita. ***

Posted with WordPress for BlackBerry.

Mas Sandi yang Luar Biasa

Posted on Updated on

Sandiaga Uno –puteranya Ibu Mien Uno yang ponakannya Pak Zain Rachman Dosen IPB-ku dulu #gak nyambung ;)– mungkin sosok pria yang digandrungi banyak kaum perempuan: muda, handsome, kaya raya dan rendah hati.
Sosok Sandi memang merupakan salah satu fenomena dalam jagat bisnis di tanah air.

Dalam usianya yang masih terbilang muda, yakni 42 tahun, ia telah dinobatkan oleh majalah internasional Forbes, sebagai orang kaya nomer 29 di Indonesia. Total kekayaannya sekitar Rp 800 milyar (wow).

Melalui perusahaannya yang bergerak di bidang investasi, yakni Saratoga Capital, Sandi telah meneguhkan dirinya sebagai anak muda cemerlang dengan visi bisnis yang mak nyus.

Dalam tulisan kali ini, kita akan mencoba mengenal lebih dekat dengan mas Sandi yang handsome ini. Didalamnya kita mau menelisik dua pelajaran bisnis yang barangkali bisa kita petik.

Sejatinya, yang juga membuat banyak orang tertegun, adalah sikap rendah hati dan kehidupan religius Sandi yang amat kental. Ia dikenal sebagai pria yang melakoni ritual puasa sunah Daud (puasa setiap dua hari sekali, sepanjang tahun). Orang yang kaya raya ini ternyata begitu akrab dengan dunia ukhrowi (dunia akherat). Subhanallah.

Ia juga tak pernah berhenti sholat sunnah Dhuha setiap pagi. Dalam sebuah perbincangan informal, Mas Sandi memberikan pengakuan seperti ini :

“Jadi begini, ibadah itu kalo sudah rutin kita lakukan bukan lagi menjadi sebuah kewajiban tapi menjadi sebuah kebutuhan. Jadi kalo aku gak sholat dhuha aja sekali, tiba-tiba ada sesuatu yang hilang, aneh rasanya. Walaupun itu sunnah jadi terasa wajib. Dan aku ngerasain sekali hikmahnya, sudah 7-8 tahun ini rutin aku lakukan, rejeki itu seperti gak aku cari, semua datang sendiri… seperti dianter rejeki itu”.

Kalau kalimat diatas diucapkan pak ustadz, kita biasa mendengarnya. Namun kalau yang bilang adalah anak muda dengan kekayaan 800 milyar,
“now that’s the power of Ibadah”.

Masih ingat ceritanya dulu saat meniti karier di bisnisnya, ia suka diselipi uang di tasnya oleh ibunya karena dia baru saja menganggur dan belum punya apa-apa. ***

Posted with WordPress for BlackBerry.

Ukhuwah Terkadang Tentang Rindu

Posted on Updated on

Ukhuwah itu terkadang tentang rindu…
Yang membuat slalu tak sabar untuk bertemu…
Membuat terasa rugi jika tak berbagi…
Ia adalah tentang hati…
Hati yang terikat…
Tentang doa-doa yang saling bertaut…
Ia adalah tulus yang menjelma…
Ia terasa rumit ‘tuk diungkap namun nyata dalam kata sederhana…
Ia dalam ‘tuk diselami karena ia adalah iman yang dalam bermakna…
Smoga Allah senantiasa mengikat hati-hati kita…
Saling mendoakan dan memberikan semangat… Saudaraku,
terima kasih telah menjadi bagian dalam ukhuwah ini…***

Posted with WordPress for BlackBerry.

Nasihat Hasan Al-Banna (1)

Posted on Updated on

Berjuanglah untuk kebaikan dan kebenaran, sepahit dan sesulit apapun. Bersatulah dalam jama’ah, sebenci dan sekecewa apapun, karena berjama’ah lebih baik daripada sendirian. Bangkitlah ketika jatuh dan jangan menyerah. Peganglah prinsip kita, selama itu benar. Bertaushiahlah setiap sa’at, agar saudaramu merasa memiliki dan dimiliki. Jangan tinggalkan yang dibelakangmu, tunggu dengan kesabaran dan keikhlasan. (Hasan Al Banna) ***

Posted with WordPress for BlackBerry.

Ketaatan itu Sudah Cukup Baginya

Posted on Updated on

Nuh tiada pernah tau apa yg akan terjadi, ketika Rabbnya memerintahkan dirinya membuat sebuah kapal di atas bukit yg sungguh dluar nalar manusia…
Ibrahim pun tak pernah menanyakan maksud Rabbnya ketika diperintahkan utk menyembelih putra tersayangnya.
Yg mereka tau, ketika perintah Rabb-nya ia laksanakan, maka cukuplah baginya…
Dan sungguh Allah benar2 mengganti kesabaran mereka. Wallahu a’lam. ***

Posted with WordPress for BlackBerry.

Palestina Merdeka adalah Keniscayaan

Posted on Updated on

Cita-cita Palestina adalah perjuangan mengangkat kehormatan bangsa, bukan hanya cita-cita rakyat Palestina namun jalan setiap bangsa yang berpihak kepada keadilan, HAM, penegakan hukum dan kemanusiaan. Masalah ini telah habis masa waktunya dan akan menentukan legitimasi tata dunia yang ada. Mereka yang menjalankan policy dengan penindasan dan mengira kekuasaannya akan kekal cepat atau lambat akan kalah. Tangisan anak Palestina di Gaza telah melukai hati ibu di Ankara. Kemerdekaan Palestina bukan opsi namun kewajiban dan satu-satunya jalan. Insya Allah, kita akan melihat Palestina merdeka akhir bulan ini. Mari kita kibarkan bendera Palestina karena bendara itu akan menjadi tanda perdamaian dan keadilan. (Erdogan, dalam pidato didepan liga Arab, Kairo). ***

*Palestina merdeka! Allahu akbar!!!

Posted with WordPress for BlackBerry.