Ade yang Lucu – 2

Posted on Updated on

Hari Sabtu, 2 Juli 2011 adalah hari yang mengharukan. Kami sekeluarga harus berpamitan kepada keluarga Banten setelah 2 hari liburan di Banten.
Jam 08 pagi datang mobil elf yang sengaja menjemput kami ke rumah. Suasana haru menyelimuti ruang depan rumah Abi. Ene’ duduk di kursi, sementara Ummi dan Abii serta saudara-saudara yang lain berdiri. Satu-persatu anak-cucu- buyut sungkem dan berpamitan. Apalagi kami yang yang akan pergi jauh je Jawa Timur alias pindah rumah merasa begitu terharu.
Tak terasa sudah sampai Palabuan ratu dan kami harus ganti bis. Pedagang asongan berseliweran. Aku beli permen pelega tenggorokan. Tak lama Kakak dan Adek sudah kembung pipinya. Isteri bertanya,
“Makan apa itu, Dek?”
“Ini ade mau rubah suaranya, Bunda!”
Isteri tersenyum geli. Tidak hanya sekali Adek dan Kakak membuat kami tertawa geli dan takjub. Sering kata-kata yang meluncur dari mulut mereka adalah kata-kata orang dewasa dan tidak kami perkirakan. Rabb, semoga mereka menjadi anak-anak shaleh/shalehah dan pejuang dakwah yang tangguh. Amin. ***

Palabuhanratu, 02 Juli 2011

Posted with WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s