Pidato Perdana Anis Matta

Aside Posted on Updated on

Menyaksikan pidato perdana Anis Matta di televisi terasa sangat dalam dan sedikit emosional. Bahkan beliau kadang terdengar parau dan meneteskan air mata. Begitu juga keharuan tampak menyelimuti kader-kader PKS yang hadir di sana. Dengan berapi-api Presiden PKS ke-5 ini memulai pidatonya:
“Saya pertama kali
mengucapkan penghargaan sedalam-
dalamnya kepada Ketua Majelis Syura yang
mengambil keputusan sangat kilat dan cepat
merespon usulan dan permohonan
pengunduran diri Presiden, Luthfi Hasan
Ishaaq.
Saya juga ingin mengucapkan penghargaan
pada saudaraku, Luthfi Hasan Ishaaq. Jika ia
menonton acara ini, saya ingin mengatakan
padanya, saya mencintainya. Seluruh
pengurus, pemimpin, dan kader PKS mencintai
beliau. Kita percaya pada integritas beliau.
Kita sepenuhnya tsiqah (percaya). Tapi yang
dihadapi oleh PKS hari ini adalah sebuah
konspirasi besar yang bertujuan
menghancurkan partai ini.
Dan menurut saya, peristiwa besar ini akan
menjadi hentakan sejarah yang akan
membangunkan macan tidur PKS. Saya yakin
Allah SWT mengirimkan isyarat besar bahwa
ini adalah momentum pembenahan diri dan
kebangkitan PKS.
Rekan-rekan sekalian, tentu saja ini tugas
besar yang harus saya emban bersama seluruh
pengurus PKS. Saya tahu ini bukan hari-hari
yang mudah yang akan kita lalui. Tapi kita
pasti bisa melaluinya, Insya Allah.
Kita pasti bisa melalui hari-hari sulit ini.
Asalkan kita mengetahui tiga syarat utama
untuk melaluinya:
1. Yang pertama adalah memohon pertolongan
pada Allah SWT. Allahumma iyya kana’budu
wa iya kanasta’in, Allahumma iyya
kana’budu wa iya kanasta’in, Allahumma
iyya kana’budu wa iya
kanasta’in, Allahumma iyya kana’budu wa
iya kanasta’in, Allahumma iyya kana’budu
wa iya kanasta’in. (Ya Allah, kepada
Engkalah kami menyembah dan kepada
Engkaulah kami memohon pertolongan) (red:
Dengan gelora dan semangat yang dalam,
berkali-kali Muh. Anis Matta memanjatkan
doa)
2. Syarat kedua adalah kebersamaan kita
semuanya. Ukhuwah, persaudaraan, soliditas,
itu yang harus kita jaga. Karena Allah SWT
mengatakan Dialah Allah yang menguatkanmu
dengan pertolongan-Nya dan orang-orang
yang beriman. Kita pasti bisa melalui ini
dengan bergandengan tangan. Kalau kita
saling bersatu, kalau kita menyatikan diri atas
nama cinta pada Allah SWT dan cinta pada
negeri kita, Indonesia.
3. Yang ketiga adalah kerja keras. Hari ini, saya
akan katakan pada semuanya dan juga seluruh
kader PKS, saya ingin mengatakan hari ini
berlaku ayat Allah SWT, “tatajafa
junubuhum ‘anil madhaji’ (lambung mereka
jauh dari tempat tidurnya. As-Sajdah:16).
Lambung mereka tak bersahabat dengan
tempat tidur. Tak ada lagi waktu tidur sejak
hari ini, saudara-saudara sekalian. Kita akan
memulai hari ini, Insya Allah, sebagai
momentum kebangkitan kita semuanya.
Misi utama kita dalam periode permulaan
kebangkitan adalah mengubah cobaan dan
musibah ini menjadi rahmat dan karunia. Kita
bisa memulainya, melakukannya, karena pada
permulaan kita mendirikan partai ini, jumlah
kita sedikit, tenaga kita sedikit. Orang-orang
kita sedikit, tapi melalui kerja keras,
alhamdulillah, Allah SWT memberikan
kesempatan pada partai ini untuk terus
berkembang.
Dan itu sebabnya, saya juga percaya bahwa
insya Allah dengan pertolongan Allah SWT dan
dengan kebersamaan kita, tak ada satu pun
kekuatan di negeri ini dan dunia ini yang bisa
menghancurkan gerakan ini. Insya Allah.
Ikhwah sekalian
Saya tidak ingin kita semua di sini memahami
bahwa kita semuanya adalah ingin melawan
gerakan pemberantasan korupsi, sama sekali
tidak. Itu adalah agenda kita semuanya. Itu
agenda Islam dan juga nasional. Tapi yang
akan kita lawan adalah penggunaan otoritas
dalam pemberantasan korupsi yang bersifat
tirani. Pemberantasan korupsi adalah agenda
kita bersama. Tapi ulama-ulama fikih
mengatakan hak dan cara menggunakan
adalah dua hal yang berbeda.
Cara menggunakan hak berhubungan langsung
dengan hati. Karena itu Rasulullah SAW
bersabda, “istafti qalbak” (mintalah fatwa
ke dalam hatimu). Karena, motif itu yang akan
menentukan cara kita menggunakan hak. Dan
motif tirani itulah yang akan kita lawan, Insya
Allah.
Seperti yang saya katakan tadi, kalau kita
ingin memulai perubahan yang hakiki, kita
musti memula dari diri kita sendiri. Kita
sebagai manusia melakukan banyak
kesalahan. Terutama kami. Secara pribadi,
saya dan semua pimpinan PKS menyadari pasti
melakukan kesalahan.
Dan karena itu juga, saya akan mengumumkan
agenda pertama kita yaitu melakukan
pertaubatan bagi seluruh pengurus dan kader
PKS. Kita akan memulai dari istighfar, kita
akan memulai dari taubat. Astaghfirullahal
‘Azhim.
Kita pasti sudah melakukan amal. Tapi masih
banyak kekurangan dalam amal itu. Dan
istighfar ini Insya Allah bukan hanya
menghapus dosa-dosa, tetapi juga akan
menyempurnakan kerja-kerja kita ke depan.
Ikhwan sekalian, Insya Allah kita setelah kita
membenahi diri sendiri, pikiran, hati, perilaku,
dan seluruh sistem dalam organisasi ini, kita
akan melangkah lebih jauh melakukan
pembenahan dan perbaikan pada negara.
Karena itu, kita hanya bisa melakukan
perbaikan pada skala negara itu kalau Insya
Allah kita memulainya dengan cara benar.
Kemarin, kita menyaksikan Presiden kita,
Luthfi Hasan Ishaaq, keluar dari ruangan ini
dibawa ke tahanan. Dan Insya Allah, dari
ruangan ini pula lah, kita akan memulai kerja
besar baru untuk membenahi diri kita dan
sekaligus membenahi negara kita. Dan saya
yakin Insya Allah kita pasti bisa.
Saudara-saudara sekalian, mudah-mudahan
Insya Allah, dengan kekuatan yang kita miliki
kita akan melampaui hari-hari sulit ini. kita
semuanya pasti akan berdoa agar Allah
meletakkan berkah di balik cobaan yang
menimpa kita ini. Setelah acara ini, kita akan
memulai langkah pertama pertaubatan
nasional bagi seluruh pimpinan dan kader PKS.
Selanjutnya, karena saya sadar akan
melakukan tugas yang sangat besar, saya
tidak ingin pelaksanaan tugas ini terganggu
hal-hal lain yang bisa membuat tujuan tak
tercapai. Oleh karena itu, saya ingin
mengumumkan pengunduran diri saya dari
jabatan Wakil Ketua DPR RI dan juga
mgnundurkan diri dari keanggotaan DPR RI.
Saya sudah memulai dan Insya Allah Antum
semua akan berjalan membawa kafilah
perubahan yang hakiki di negeri ini, Insya
Allah.
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi
wabarakatuh.”
***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s